Use this space to put some text. Update this text in HTML

Space Iklan

.

Text Widget

Pages

Powered by Blogger.

Social Icons

Followers

Featured Posts

Wednesday, January 15, 2014

Balasan Bagi orang yang memakmurkan masjid

Balasan Bagi orang yang memakmurkan masjid

Ada 5 perkara yang dijanjikan Allah dan RasulNya bagi orang-orang yang memakmurkan masjid dengan shalat berjamaah 5 waktu setiap hari:

1. Di dunia akan dijauhkan dari kefakiran dan kemiskinan
2. Akan dijauhkan dari siksa kubur
3. Menerima kitab amal perbuatan dari tangan kanannya ketika di akherat
4. Melewati jembatan shiratal mustaqim secepat kilat
5. Oleh Allah akan Dimasukkan ke surga tanpa dihisab dan disiksa
(Hadits Qudsi)

Subhanallah, jadi semakin tahu, mengapa mall lebih ramai daripada masjid saat adzan berkumandang. Karena yang rindu masjid dan mendatangi adzan adalah calon penghuni surganya Allah.


Yuk Ikuti Update Status Ustadz Yusuf Mansur

Alasan Pentingnya Memperingati Maulid Nabi Bagian 2



Alasan Pentingnya Memperingati Maulid Nabi Bagian 2

Alasan 1 - 5 bisa di baca di postingan sebelumnya Alasan Pentingnya Memperingati Maulid Nabi Bagian 1
Alasan keenam adalah Keterangan dari beberapa hadits yang mengistimewakan hari Jum’at sebagai hari kelahiran Nabi Adam as. hal ini bisa dijadikan qiyas (analogi) kemuliaan hari kelahiran Rasulullah saw. Dalam sunan at-Turmudzi hadits no. 491 Rasulullah saw menyatakan bahwa :

خيريوم طلعت فيه الشمس يوم الجمعة فيه خلق أدم
Hari yang paling mulia adalah hari Jum’at, hari diciptakannya nabi Adam.

Begitu juga yang diriwayat an-Nasa’ai dan Abu Daud dengan sanad Sahih bahwa Rasulullah saw bersabda:

إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة فيه خلق أدم وقبض وفيه النفخة وفيه الصعقة فأكثروا علي من الصلاة فيه فإن صلاتكم معروضة علي
“Sesungguhnya hari yang paling mulia diantara hari-hari kalian adalah hari jum’at. Pada hari itulah Adam diciptakan, diwafatkan, ditiupkan ruh dan dibangkitkan. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku (kepada Rasulullah saw) pada hari itu. Sesungguhnya shalawat kalian akan sampai padaku…”

Sebenarnya objek kajian dalam dua hadits di atas tidak sekedar keisitmewaan hari Jum’at tetapi momentum yang termuat di dalamnya yaitu hari kelahiran, hari kewafatan dan hari kebangkitan Nabi Adam as sebagai bapak manusia.

Dengan kata lain, kemuliaan dan keagungan itu sama sekali tidak mengacu pada hari itu sendiri. Melainkan pada apa yang pernah terjadi pada hari itu. Dengan demikian, ia bisa diperingati berulang-ulang, baik setiap minggu, atau setiap tahun sebagai wujud rasa syukur kepada Allah ata nikmat yang telah dilimpahkan-Nya.


Alasan ketujuh : mengambil pelajaran dari kisah para nabi (Nabi Yahya, Nabi Isa dan Maryam ) yang diceritakan dalam al-Qur’an dengan tujuan meneguhkan hati Rasulullah saw sebagai seorang rasul. Sebagaimana disebutkan dalam surat Hud ayat 120:

Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu.

Artinya, kisah-kisah Nabi yang diceritakan Allah swt kepada Nabi Muhammad saw dalam al-Qur’an sebenarnya bertujuan untuk menguatkan hati Rasulullah saw. Maka kisah tentang kehidupan Rasulullah saw (sirah nabi) yang disebut-sebut dalam acara maulidurrasul berfungsi sebagai peneguh hati (kita) umatnya. Bukankah hal ini sebuah kebaikan dan perlu dilestarikan? 


Alasan kedelapan adalah alasan yang bersifat sosiologis. Peringatan maulid nabi merupakan wasilah untuk melaksanakan berbagai macam kebaikan, apalagi tradisi masyarakat kita yang selalu melaksanakan bersama-sama. Secara otomatis hal ini akan menambah syiar agama Islam itu sendiri sebagaimana dengan shalat Jum’ah. Dan lebih dari itu perkumpulan ini selalu menuntut berbagai macam kegiatan yang baik-baik. Sebut saja pengajian, majlis ta’lim, berdzikir, bersedekah dan yang pasti adalah membaca shalawat dan menutur cerita kehidupan Rasululllah saw. Seperti yang diperintahkan oleh Allah swt dalam Surat al-Ahzab ayat 56:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu sekalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (Al-Ahzab: 56)

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menerangkan makna ayat tersebut bahwa Allah swt menunjukkan kepada manusia derajat tingginya Rasulullah saw sehingga Allah swt membacakan shalawat kepadanya. Dan memerintahkan semua manusia dan juga para malaikat untuk bershalawat juga.


Alasan kesembilan adalah Surat Yunus ayat 58 yang berbunyi

قل بفضل الله وبرحمته وبذلك فليفرحوا هو خير مما يجمعون
Katakanlah dengan karunia Allah dan rahmat-Nya hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmatNya itu adalah lebih baik dari pada apa yang merek kumpulkan. (Yunus: 58)

Apakah yang dimaksud dengan rahmat dalam ayat di atas? Apakah bentuk rahmat itu? Para mufassir berbeda pendapat mengenai hal ini. Namun dalam ulumul qur’an diterangkan bahwa menafsirkan ayat dengan ayat al-Qur’an yang lain merupakan bentuk penafsiran yang paling kuat. Karenanya as-Suyuthi dalam ad-Durrul Mantsur menafsirkan kata rahmat dengan Surat al-Anbiya ayat 107:

وماأرسلناك إلا رحمة للعالمين
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam (al-Anbiya: 107)

Sebagaimana dikutip dari Ibnu Abbas:
وأحرج أبو الشيخ عن ابن عباس فى الأية قال: فضل الله العلم ورحمته محمد صلى الله عليه وسلم : قال الله (وما أرسلنك إلا رحمة للعالمين)

Bahwa yang dimaksudkan dengan karunia Allah swt adalah ilmu dan rahmat-Nya adalah Nabi Muahammad saw. Allah swt telah berfirman (Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam) (al-Anbiya: 107)

Maka menjadi jelas bahwa Rasulullah saw memang diciptakan oleh Allah sebagai rahmat bagi alam jagad raya. Maka kalimat selanjutnya dalam Surat Yunus di atas yang berbunyi ‘hendaklah mereka bergembira’ secara otomatis memerintahkan kepada umat muslim menyambit gembira atas rahmat tersebut. bukankah ini alasan yang sangat penting mengapa kita harus bergembira menyambut maulidurrasul?


alasan yang kesepuluh pentingnya memperingati maulidurrasul adalah tidak adanya hukum yang jelas-jelas melarangnya. Meskipun melaksanakan peringatan maulid juga bukanlah termasuk ibadah tauqifiyah. Namun peringatan ini seringkali menjadi wahana mendekatkan diri kepada Allah swt. yang sangat dianjurkan.

Oleh karena itu, jika kacamata syari’at mengategorikan berbagai macam praktek ibadah menjadi dua yaitu yang disenangi dan dibenci, maka memperingati hari maulid dapat dikategorikan sebagai ibadah yang disenangi syariat.

Demikianlah sepuluh alasan mengapa umat muslim perlu memperingati hari kelahiran Rasulullah saw yang dijabarkan oleh Omar Abdullah Kamel dalam kitabnya Kalimatun Hadi’atun fil Bid’ah, Kalimatun Hadi’atun fil Ihtifal bi Maulid, Kalimatun Hadi’atun fil Istighatsah.
 




Sumber : Fb Habib Muhammad bin Husein AlHabsyi

Alasan Pentingnya Memperingati Maulid Nabi Bagian 1

Alasan Pentingnya Memperingati Maulid Nabi Bagian 1
Dalam bukunya Kalimatun Hadi’atun fil Bid’ah, Kalimatun Hadi’atun fil Ihtifal bil Maulid, Kalimatun Hadi’atun fil Istighatsah, Dr. Oemar Abdullah Kamil menerangkan beberapa hal yang berhubungan tentang peringatan maulid Rasulullah saw. Ada Sepuluh alasan yang menjadikan pentingnya memperingati Maulid Nabi yaitu:

Pertama, bahwa Allah swt memberkati dan mengagungkan hari dan tanah kelahiran para nabi. Apalagi hari kelahiran Rasulullah saw. Oleh karena itu sudah sepantasnya kita sebagai umat Rasulullah memuliakan hari kelahirannya. Hal ini berdasar pada kisahkan dalam sebuah hadits yang dinukil oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari jilid VII bahwa ketika dalam perjalanan Mi’raj, Rasulullah saw diperintahkan Jibril shalat dua rekaat di Bethlehem. Setelah Rasulullah saw. selesai shalat, Jibril lalu bertanya “apakah kamu tahu di mana kamu shalat saat itu? Rasulullah saw menjawab “tidak” dan jibril berkata lagi “kamu shalat di Bethlehem tempat kelahiran Nabi Isa”. Demikian potongan hadits tersebut:

…ثم قال لي انزل فصل فنزلت وصليت فقال لي اتدري اين صليت ؟ فقلت لا، قال صليت في بيت لحم بناحية بيت المقدس، حيث ولد عيسى بن مريم عليه السلام ثم ركبت فمضينا

Hadits di atas membuktikan betapa Allah dan Rasul-Nya menghormati tanah kelahiran Nabi Isa as sebagai Nabi Allah swt. Sekaligus juga menunjukan kesadaran beliau akan arti sebuah sejarah bagi kehidupan umat manusia.

Demikian pula Allah swt merahmati hari hari kelahiran Nabi Isa dengan kesejahteraan sebagaimana temaktub dalam surat Maryam ayat 33.

وَالسَّلامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan (Maryam: 33)

Jikalau Allah swt memberkati hari kelahiran Nabi Isa as, bukankah berarti hari kelahiran Rasulullah saw lebih diberkati dan dilimpahi kesejahteraan? Sesungguhnya semua hari itu sama, diciptakan dan ditentukan oleh Allah swt, oleh karenanya Ia berhak memuliakan dan meng-istimewakan hari-hari pilihan-Nya. Hal ini dapat dibuktikan dalam beberapa ayat dalam al-Qur’an dimana Allah dengan tegas menentukan nilai dari hari-hari (ayyam) tersebut. Diantaranya dalam Surat Ibrahim ayat 5 dan al-Jatsiyah ayat 14

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَى بِآياتِنَا أَنْ أَخْرِجْ قَوْمَكَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): "Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah” (Ibrahim: 5)

قُلْ لِلَّذِينَ آمَنُوا يَغْفِرُوا لِلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ أَيَّامَ اللَّهِ لِيَجْزِيَ قَوْمًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan (al-Jasiyah: 14).
 
Alasan kedua pentingnya memperingati maulid Nabi adalah bertolak dari kisah Abu Lahab, paman Rasulullah saw yang memerdekakan budaknya bernama Tsuwaibah al-Aslamiyyah pada hari kelahiran Rasulullah saw. Begitu girangnya Abu Lahab atas kelahiran keponakannya yang bernama Muhammad saw, sehingga ia memerdekakan Tsuwaibah al-Aslamiyyah yang sekaligus berlaku sebagai orang pertama yang menyusui Muhammad saw.
Walaupun dalam Surat al-Lahab, Allah swt telah memfonisnya sebagai orang yang celaka di dalam neraka, tetapi berkat rasa girangannya semasa hidup atas kelahiran Muhammad saw, ia pun mendapatkan syafaat setiap hari senin dengan merasakan kesejukan. Begitulah di ceritakan oleh Ibnu Katsir dalam kitabnya Bidayah wan Nihayah halaman 272-273.

Cerita Ibn Katsir ini juga termuat dalam hadits shahih bukhari dalam kitab nikah “sesungguhnya Abu Lahab berkata kepada saudaranya Abbas di dalam mimpinya: “sungguh dia telah meringankan penderitaanku setiap hari senin”.

Begitu pentingnya riwayat ini sehingga al-hafidz Syamsyuddin bin Nashiruddin ad-Dimasyqi dalam kitabnya Mawridus Shadi fi Maulidil Hadi menuturkan:

Jikalau seorang kafir ini telah dicela dengan ‘tabbat yada…’ yang kekal di neraka.Telah diringankan setiap hari Senin karena bergembira dengan kelahiran Muhammad. Maka, apa yang kira-kira akan dianugerahkan kepada hamba yang selalu berbahagia dengan kelahiran Rasul-Nya selama hayat hingga meninggal dalam Islam?
 
Alasan ketiga mengapa harus memperingati hari maulid adalah bahwa Rasulullah saw sendiri mementingkan berpuasa pada hari tersebut. Yaitu setiap hari senin seperti yang diriwayatkan oleh Abi Qatadah dalam Imam Muslim;

عَنْ اَبِيْ قَتَادَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ اْلِاثْنَيْنِ ؟ فَقاَلَ ذَلِكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيْهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ اَوْ اٌنْزلَ عَلَيَّ فِيْهِ
Dari Abu Qotadah r.a, sesungguhnya Rosulululloh SAW ditanya tentang puasa Senin. Maka beliau menjawab : "Hari Senin adalah hari lahirku, hari aku mulai diutus atau hari mulai diturunkannya wahyu". (HR Muslim)

Sabda ‘yauma wulidtu fihi (itu adalah hari aku dilahirkan)’ adalah kalimat yang menekankan betapa hari tersebut sangatlah berharga bagi Rasulullah saw. sehingga beliau berpuasa di hari itu. Meskipun tidak ada perintah langsung dari Rasulullah mengenai penghormatan tersebut, tetapi bagi umat yang tahu diri tentunya hadits tersebut telah cukup menjadi tanda
 
Alasan keempat adalah bahwa Rasulullah saw sangat mementingkan nilai kesejarahan sebuah kejadian. Sebagaimana beliau sadari bahwa waktu tidak mungkin kembali lagi. Manusia hanya bisa mengingat momentum tersebut dan menjadikannya sebagai ‘ibroh’ pelajaran di masa kini dan masa depan.

Oleh karena itulah Rasulullah saw menganjurkan umatnya untuk berpuasa di hari 10 bulan Muharram (asyuro’) untuk memeringati kemenangan Nabi Musa as ata raja Fir’aun. Demikian tersebut dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhu dalam Shahih Bukhari No 1900,

قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المَدِيْنَةَ فَرَأَى اليَهُوْدَ تَصُوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاء فَقَالَ:ماَ هَذَا؟ قَالُوْا هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ هَذَا يَوْمٌ نَجَّى اللهُ بَنِيْ إِسْرَائِيْلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ فَصَامَهُ مُوْسَى. قَالَ: فَأَناَ أَحَقُّ بِمُوْسَى مِنْكُمْ. فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
“Tatkala Nabi Shallallahu’alaihi wasallam datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa ‘alaihissalam berpuasa pada hari ini. Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi). Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya”. [HR Al Bukhari]

Kesadaran Rasulullah saw atas pentingnya nilai sejarah haruslah kita teladani. Diantara bukti peneladanan tersebut dengan mengadakan peringatan maulid nabi. Karena yang demikian itu sungguh akan mengingatkan kita pada terbitnya ‘cahaya’ yang menginari jagad raya.

Alasan kelima adalah sebuah hadits yang dijadikan landasan oleh as-Suyuthi dalam kitabnya Husnul Maqashid fi ‘Amalil Maulid bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad saw mengakikahkan dirinya setelah menerima wahyu kenabian. Padahal telah diriwayatkan bahwa Abdul Muthallib sang paman Rasulullah itu telah mengakikahkannya pada hari ke tujuh setelah kelahirannya, sedangkan akikah tidak perlu diulang dua kali.

Oleh karena itu, menurut As-Suyuthi hadits ini memiliki makna lain bahwa apa yang dilakukan oleh Rasulullah saw merupakan bentuk syukur kepada Allah swt yang telah menciptakannya sebagai rahmat bagi seluruh alam serta penghormatan untuk semua umatnya. Sebagaimana beliau bershalawat atas dirinya sendiri. Oleh sebab itu, kita juga disunnahkan untuk memperlihatkan rasa syukur atas kelahiran Rasulullah saw dengan berkumpul sesama saudara, kawan, memberi makan fakir miskin serta bentuk-bentuk peringatan lain yang menunjukkan kebahagiaan.



Sumber : Fb Habib Muhammad bin Husein AlHabsyi 
Update  Alasan Pentingnya Memperingati Maulid Nabi Bagian 2

Thursday, January 2, 2014

Kalimat Motivasi

Kalimat Motivasi

  • Menilai sesuatu tergantung dari sudut pandang yang mana dulu , karena satu benda kalau di lihat orang yang berbeda pasti akan mempunyai persepsi yang berbeda pula
  • Untuk menjadi besar harus di mulai dan memperhatikan hal yang terkecil sekalipun
  • Saatnya masuk kuliah di Universitas Kehidupan yang memberikan berbagai pelajaran hidup, biar semakin bisa berkembang ke arah yang lebih baek.
  • Janganlah kau tunda-tunda kebaikan sampai esok hari, karena engkau tak tahu apakah umurmu sampai esok hari
  • Sungguh ironis ketika melihat panti jompo , banyak orang tua yang terlantar karena sudah tidak di perhatikan oleh anak - anaknya padahal di waktu masih kecil mereka memberi kasih sayang kepada semua anaknya , pantaskah balasan yang diberikan seorang anak kepada orang tuanya dengan menitipkan ke panti jompo?
  • Teman duduk yang baik lebih utama daripada menyendiri, dan menyendiri lebih baik daripada bergaul dengan teman yang buruk.
  • Kemarahan adalah suatu kondisi dimana lidah bekerja lebih cepat daripada pikiran.
  • Datang gak bawa apa - apa & akan berpulang tanpa apa - apa pula, semua cuma titipan suatu saat akan di ambil jangan sampe kecewa , persiapkan bekal untuk hari esok yang akan kekal abadi
  • Tidak semua pendaki gunung bisa mencapai puncaknya, Tapi untuk mencapai puncak kita harus mendaki gunung tersebut yang jalannya gak mudah bahkan begitu terjal walaupun demikian kita tidak boleh menyerah
  • Melakukan hal yang tidak biasa dilakukan orang laen, maka akan mendapatkan hasil yang tidak biasa didapat oleh orang laen

Kalimat Motivasi Bag 2

Kalimat Motivasi Bag 2

  • Kemarahan adalah suatu kondisi dimana lidah bekerja lebih cepat daripada pikiran.
  • Datang gak bawa apa - apa & akan berpulang tanpa apa - apa pula, semua cuma titipan suatu saat akan di ambil jangan sampe kecewa , persiapkan bekal untuk hari esok yang akan kekal abadi
  • Tidak semua pendaki gunung bisa mencapai puncaknya, Tapi untuk mencapai puncak kita harus mendaki gunung tersebut yang jalannya gak mudah bahkan begitu terjal walaupun demikian kita tidak boleh menyerah
  • Melakukan hal yang tidak biasa dilakukan orang laen, maka akan mendapatkan hasil yang tidak biasa didapat oleh orang laen
  • Saat kamu bersyukur atas apa yang sudah ada,kamu pasti akan mendapat apa yang belum kamu miliki
  • Jika orang marah, kita balas marah, orng mnghina, kita balas mnghina, trnyata diri kita hny skdar peniru kburukan saja
  • Hidup bagaikan permainan , walaupun demikian suatu permainan pasti juga ada peraturan agar lancar hasilnya
  • Jangan sampai kita mengandalkan orang laen , selama masih mampu ya sebisa mungkin kita kerjakan sendiri, suatu saat nanti dia pasti akan tidak ada di samping kita terus , Mari belajar hidup mandiri tuk bekal di kemudian hari
  • Tetapkan satu tujuan yang jelas , sehingga di permudah juga jalan menuju tujuan tersebut walau harus tanya orang terlebih dahulu.
  • Cinta yang terbaik adalah yang membuatmu menjadi seseorang yang lebih baik, tanpa harus mengubahmu menjadi orang lain
  • Kendalikan hatimu. Karna 'hati' lah yg dpt mengendalikan apapun yg akan kamu perbuat.
  • Jika kita tidak mampu membahagiakan orang lain , minimal kita tidak menambah dukanya 
  • Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan

Wednesday, January 1, 2014

Status Islami Tentang Perkataan

Status Islami

  • Ucapan PENDEK yg negatif akan menimbulkan ketersinggungan yg PANJANG.
  • Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai
  • Prasangka baik akan membuat kita dekat pada sesama, sedangkan prasangka buruk akan menjauhkan kita dari mereka
  • Berhentilah menyelesaikan masalah dengan kekuatan sendiri tapi juga percayakanlah masalah kita kepada-Nya., dijamin akan terselesaikan
  • Banyak di temukan bangunan PENGADILAN , Tapi disitu sulit di temukan KEADILAN
  • BENAR jika takut melakukan hal yang SALAH.dan SALAH ketika takut melakukam hal yang BENAR.
  • Jangan takut mengambil sebuah resiko, takutlah jika kamu hanya berjalan ditempat
  • Kecurigaan yg berlebihan dalam suatu hubungan bisa jadi 2 mata pisau yg siap menghancurkan hubungan itu
  • Bila kita mengisi hati dengan kekhawatiran akan hari esok, kita tidak memiliki hari ini untuk kita syukuri
  • Tidak usah memikirkan nama baik , asal kita berbuat yang terbaik maka dia akan menyertainya
  • Hidup berawal dari sebuah mimpi , Tapi kalau cuma mimpi terus berarti masih tidur alias lum hidup.
  • Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu

Tausyiah Al Habib Umar Bin Hafidz

Tausyiah Al Habib Umar Bin Hafidz


"Sesungguhnya akhir hayat kita Semua tergantung apa yang ada didalam hati kita dan apa yang dilakukan oleh anggota tubuh kita. Kita sudah sering dikumpulkan bersama Habibana Munzir Almusawa sebelum beliau wafat.

Ingatlah bahwa beliau tidaklah meninggal tapi hanya jasad beliau yang wafat sesuai janji Allah kepada Orang-orang yang sholeh.
Ingatlah bahwa orang-orang yang berjaya karena dunia mereka akan menyesal akhirat karena telah menyia-nyiakan majelis-majelis mulia seperti malam ini, Allah senantiasa menatap apa yang tersembunyi didalam hati dan pikiran kita.

Sungguh nafsu dan syaitan lebih pantas untuk dilanggar daripada melanggar perintah Allah, semoga kita diwafatkan dalam keadaan taat kepada Allah, maka bersungguh-sungguhlah dalam munajat kepada Allah, bersihkanlah hati dan pikiranmu agar terhindar dari bujukan musuh-musuh Allah.

Disaat kita mencintai ketaatan dan membenci kemaksiatan maka segala rencana orang-orang yg akan menghancurkan Islam akan musnah dengan sendirinya.

Janganlah kita berdoa hanya untuk diri kita sendiri saja, maka perluaslah kepada saudara-saudara kita karena hal itu disukai Allah SWT. Keberkahan majelis ini akan membuka pintu Hidayah Allah kepada orang-orang yang nantinya akan masuk Islam karena majelis ini. Hanyalah Allah yang mampu membuat apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Ketahuilah Laa ilaha illallah adalah ucapan paling afdhal yang pernah diucapkan oleh Nabi-nabi sebelum Rosulullah, perbaharui iman kalian dengan selalu membaca kalimat Laa ilaha illallah. Ucapkan dengan penuh rasa khusyu', tawaddhu' dan pengharapan. Ini adalah cara dzikir para salaf terdahulu. ajarkan ini pada keluarga, sahabat dan orang disekitar kita agar diangkat segala adzab dan kesulitan kita serta derajat kita diangkat oleh Allah SWT.

Ulurkan tangan kita kepada Allah, mengemislah kepada Nya. Ucapkan "YAA ALLAH...YAA ALLAH...YAA ALLAH" Ya Allah, jangan Engkau putuskan harapan kami pada Mu karena Engkau adalah Yang Maha pendengar dan Maha Dermawan. Ya Allah jangan Kau Campakkan kami dihari kiamat. Ya Allah pertemukanlah kami dengan kekasih kami Nabi Muhammad SAW dihari kiamat. Amiin..

"Tausiyah Habib Abdullah bin Abdul Qodir Alhabsyi Dari Seiwun:"

"Saat ini kita bersimpuh dihadapan Allah yang Maha Agung melalui wasilah tertinggi yakni Nabi Muhammad SAW. Alangkah besar kebahagiaan baginda Nabi berkat majelis seperti ini semoga kita mendapat keberkahannya, amin.
Islam masih kuat dianut dibeberapa negara seperti Indonesia dan Thailand dibawa oleh para ulama Hadramaut yakni para cucu Rosulullah berupa tuntunan yang tidak mengenal kedengkian dan kebencian serta sifat duniawiyah. Jika bukan karena Nabi Muhammad maka kita tidak pernah berkumpul ditempat mulia ini, semoga cahaya ini akan tersebar ke seluruh penjuru negeri.
Habib umar hanyalah sebagai penyambung lisan Rosulullah SAW dan Guru terbesar kita tidak lain adalah Rosulullah SAW, Contohlah beliau jangan jadikan yang lain sebagai panutan selain beliau. Jadilah kita sebagai pengemban da'wah Nabi ditengah kemaksiatan merajalela maka orang yang mampu berpegangteguh maka ia akan mendapat ganjaran besar dari Allah SWT.

"Tausiyah KH. Muhyiddin Abdul Qodir Almanafi":

Apa yang kita lakukan saat ini tidak berbanding dengan apa yang dilakukan oleh Habibana Munzir Almusawa, beliau rela meninggalkan hartanya dan kesehatannya demi membina ummat ini yang banyak diidolakan oleh anak-anak muda. Kita pantas iri dengan apa yang telah beliau lakukan. Kita harus bisa meniru beliau dan guru-guru beliau.
Dunia ini tidak ada artinya dibandingkan dengan hidup di akhirat kelak, apa yang kita miliki didunia akan ditinggalkan begitu saja tiada artinya. Kita nantinya akan menjadi bangkai setelah wafat. Maka dari itu kita manusia yang kecil dihadapan Allah masih berani bermaksiat kepada Rabb Nya?
Jadikan harta kalian sebagai media untuk taat kepada Allah, jangan disia-siakan hanya untuk kesenangan dunia dan jangan sampai kita terjerumus kedalam jurang Neraka, Na'udzubillah. Ini adalah sesuatu yang pasti, sesuatu yang pasti datang...
Semoga majelis Rasulullah bisa menjadi pemersatu umat dan menjadi uswah bagi umat Rosulullah. Semoga MR bisa menyebar ke penjuru dunia dan hadirkan diri kita ke majelis-majelis tersebut.

"Habib Faisal bin Muhammad Alkaff dari Jeddah":

"Allah telah memberi nikmat yang besar seperti dalam perkumpulan malam ini yang menyambungkan hati kita kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW.
Hendaknya kita harus sering introspeksi diri akan kekurangan kita apalagi dizaman seperti saat ini kita harus menghidupkan majelis-majelis kheir seperti ini agar agama Allah (Islam) tetap hidup dimasyarakat dan keluarga kita.
Dakwah hendaknya dimulai dari dalam keluarga kita lalu kita sebarkan hidayah itu ke seluruh penjuru dunia sebagaimana dilakukan oleh Habibana Munzir Almusawa yang memiliki sanad kepada Guru Mulia Habib Umar bin hafidz sehingga banyak pemuda yang mendapat hidayah tersebut. Kebahagiaan yang hakiki adalah ketika kita dibebaskan oleh Allah dari Api Neraka dan dimasukkan dalam Surga Nya."

"Tausiyah Alhabib Muhammad bin Abdurrahman Assegaf dari Jeddah":

"Allah mencurahkan Rahmat Nya dan perhatian Nya pada perkumpulan dzikir seperti malam ini dan ini adalah karunia dan anugerah Allah SWT. Kita diberi Amanat untuk selalu beriman, Tunduk dan patuh kepada Allah dan Rosul, CINTA DAN DEKAT DAN MENJALIN HUBUNGAN ERAT DENGAN NABI, DAN MENJAUHI KEMAKSIATAN SEJAUH-JAUHNYA. Maka dari itu kita menyeru untuk selalu memperbarui taubat kepada Allah SWT agar kita termasuk menjadi orang yang bahagia. Oleh karena itu kita harus bertekad untuk menjalankan amanat tersebut agar kelak bisa berkumpul bersama baginda Nabi Muhammad SAW.
sumber https://www.facebook.com/SeNyUmDaMa1

Untuk download Mp3nya di
Full acara ( 36 MB ) https://archive.org/download/mp3monas/PengajianAkbarDiMonasBersamaHabibUmarBinHafidz25November2013.mp3

Ceramah Habib dan Kyai di Monas 25 November 2013 ( 20 MB ) https://archive.org/download/mp3monas/CeramahHabaibDiMonas25November2013.mp3


Ceramah Habib Umar bin Hafidz di Monas 25 November 2013 ( 8 MB ) https://archive.org/download/mp3monas/CeramahHabibUmarBinHafidzDiMonas25November2013.mp3

Untuk kumpulan ceramah yang lainnya bisa kunjungi http://sklaten.blogsunnah.com/